Zeilla Mutia Devi

USIA 20+ PERLUKAH DOUBLE TONING?

/

Setelah selesai membahas pentingnya double cleansing di postingan sebelumnya. Sekarang saatnya aku bahas soal double toning yang gak kalah penting! Buat kamu yang belum baca tulisan ku tentang double cleansing, dibaca dulu yaaaa supaya informasinya lebih sistematis hihi (baca di sini).

Jadi, setalah melalui proses pembersihan menggunakan cleanser, wajah kamu akan kehilangan keseimbangan pH. Guna mengambalikannya dibutuhkan toner. Yang aku pelajari dari Affi Asegaf, idealnya toner memiliki empat fungsi balancing (mengembalikan kondisi kulit (pH) setelah proses cleansing), exfoliating (mengangkat sel kulit mati), hydrating (memberi hidrasi pada kulit), dan penetration (mempersiapkan kulit untuk langkah selanjutnya sehingga produk akan terserap dengan baik).

Baca juga: Review 10 Hari Peeling dan Serum dari V 10 Plus

Tapi belum ada toner yang mengandung keempat fungsi tersebut sehingga penggunaanya di maksimalkan dengan dua toner yang berbeda tapi tetap memegang fungsinya masing-masing. Apa itu?

Exfoliating Toner/Acid Toner: Berguna untuk mengembalikan pH level di wajah dan mengangkat sel kulit mati. Dalam tahap pertama ini pilihlah toner untuk yang mengandung acid. Bisa AHA (Glycolic Acid or Lactic Acid), BHA (Salicylic Acid), atau PHA (Gluconolactone). Referensi toner dari Clinique, Hada Labo dan Cosrx bisa jadi pilihan kamu.

Hydrating Toner: Fungsinya untuk memberikan kelembapan di wajah. Pilihlah toner yang mengandung Hyaluronic Acid atau Glycerin untuk digunakan pada tahap kedua ini. Misalnya, produk dari The Body Shop, Hada Labo dan Sukin.

Nah, setelah tahu informasi basic terkait double toning. Jika kamu baru menginjak usia 20 tahun ke atas means tidak sampai usai 30 tahun, apakah kamu butuh double toning? Coba jawab pertanyaan di bawah ini dulu ya.

Apa kamu sudah melakukan basic skincare routine?
Jika belum, coba benahi dulu skincare routine kamu. Tidak perlu yang terlalu rumit. Cukup mulai dengan tahap yang sangat basic saja dulu (baca di sini).

Jika sudah maka kamu lolos tahap pertama!

Apa kamu sudah melakuan double cleansing?
Semua orang memang suka jalan pintas tapi yang ini jangan sampai terlewat ya. Wajah kamu harus dalam keadaan bersih supaya kinerja toner bisa maksimal. Kamu yang belum melakukan double cleansing pasti gak jarang mengeluh wajah kusam dan banyak pori-pori tersumbat kan? Hayo ngaku.

Jika sudah, it’s good for you!

So, usia 20+ apakah butuh double toning?
Jika kamu merasa kulit wajah sudah bermasalah maka kamu bisa mulai menggunakan acid toner. Tapi, mulai dari formula yang ringan-ringan dulu ya dalam arti pilih toner yang mild. Jangan nafsu untuk pilih Pixi Glow karena bisa-bisa wajah kamu jadi break out akibat belum terbiasa dengan kadungan AHA/BHA.

Satu hal yang perlu dicatat adalah penggunaan acid toner bisa menyebabkan kulit menjadi kering. Maka selalu dibutuhkan hydrating toner untuk kembali melembabkan.

Jika penggunaan acid toner disarankan menggunakan cotton pads, ada baiknya penggunaan hydrating toner langsung ditujukan ke area wajah.

Sementara intensitas penggunaanya bisa dilakukan setiap hari atau dua kali sehari. Sah-sah saja karena toning dengan kandungan acid termasuk ke dalam aktivitas eksfoliasi secara kimiawi, asal kandungan AHA tidak lebih dari 5% dan BHA tidak lebih dari 2%.

Tapi, perlu dicatat juga tindakan over exfoliating bisa menyebabkan kulit menjadi purging dan bahkan breakout. Untuk itu, jika kamu baru dengan semua ini cobalah dengan pelan-pelan dan perhatikan reaksi kulit kamu.

Sudah tertarik dengan double toning? Ingat ya! Jangan mulai double toning kalau kamu belum siap melakukan skincare routine.

Disclaimer: This review is not sponsored. My reviews, opinions, and everything expressed here are truly honest and based on my experience with a product. What works on me, may not work for you.

Picture Source: http://www.icovetthee.com/