Zeilla Mutia Devi

4 TIPS JADI #GIRLBOSS ALA SOPHIA AMORUSO

/

Beberapa waktu lalu aku berkesempatan hadir di acara Resonation: Women Empowerment Conference. Bisa ku bilang ini konferensi terbesar yang diadakan guna membuka wawasan dan menginspirasi banyak kaum perempuan tentang kisah sukses dari para speaker-nya.

Jujur, aku tertarik banget sama event ini karena Sophia Amoruso akan datang dan mengisi materi di sana. Penulis buku #GIRLBOSS ini lah yang mendorong aku untuk berani keluar dari zona nyaman dan mulai merintis sebagai entrepreneur.

Baca jugaTukar Voucher Belanja di ShopBack Dapat Cashback

Sophia-Amoruso-Founder-and-CEO-of-Nasty-Gal

Shout out to Fimela yang sudah memberikan aku free ticket untuk datang ke acara hebat ini dan bertemu dengan banyak orang yang menginspirasi. Thank you so much!

So, kali ini aku akan berbagi pengalaman saat menghadiri acara Resonation pada 29 April 2017 lalu. Khususnya dari materi yang diberikan oleh Sophia Amoruso. Supaya topiknya lebih fun untuk dibaca, aku akan ringkas ke dalam “Empat Tips Sukses Jadi #GirlBoss Ala Sophia Amoruso”.

Baca juga5 Fashion Items Yang Wajib Dimiliki Blogger

GirlBoss New York Times Best Seller

(1) Sekecil Apapun Usahanya, You Are The Boss
Ketakutan terbesar orang untuk memulai usaha adalah kegagalan. Selain itu, banyak juga orang yang gengsi untuk memulai usaha dari nol, nah ini yang perlu dikoreksi.

Kasarnya, entrepreneur adalah orang yang bisa mengubah “sampah” menjadi emas dengan cara yang kreatif. Jadi, jangan minder walaupun kamu cuma usaha kecil-kecilan. Untuk menjadi besar memang bermula dari yang kecil. Perlahan-lahan itu semua akan terukur dari seberapa besar usaha dan tekad kamu.

Terus, apakah hanya entrepreneur yang layak disebut Boss? Tentu tidak. Orang yang bekerja di bidang dan perusahaan yang sesuai dengan passion-nya juga melahirkan karya-karya hebat. Orang-orang yang tidak sekadar “bekerja” ini juga sukses menjadi Boss dilingkup intrapreneur.

(2) Gunakan Media Sosial Dengan Bijak
Social media is dangerous! Informasi yang terlalu massif dan beragam di media sosial bisa menjadi dampak buruk jika kita tidak bisa mengontrolnya dengan baik. Daripada mengikuti akun selebgram, aku lebih senang dengan akun-akun yang sifatnya membangun dan menginspirasi. Contohnya, aku lebih suka mengikuti Instagram dari seorang Fotographer, Penulis, Traveller, Lifestyle Blogger, Designer dan hal-hal yang menyangkut hobi lainnya.

Secara gak langsung, pikiran ku akan terarah kepada hal-hal yang lebih positif dan tentunya lebih berguna. Aku pun banyak mendapakan inspirasi dan ilmu baru, misalnya aku belajar banyak teknik photography, gaya bahasa dan penulisan serta art dari mereka.

(3) Jangan Bandingkan Dirimu Dengan Orang Lain
Bisa dibilang ini termasuk hal yang paling berbahaya! Kebiasaan membandingkan diri sendiri dengan orang lain itu wajib dihilangkan. Memang apa sih efeknya?

Pertama, kamu jadi sulit bersyukur dan bersifat denial terhadap segala sesuatu yang terjadi di hidup kamu. Kedua, kamu kehilangan jati diri dan keunikan karena terjebak dengan fantasi kehidupan orang lain. Alhasil, kamu menjadi copy cat. Ketiga, kehilangan tujuan hidup karena terlalu fokus dengan prestasi orang lain.

Kalau sudah begini, tentunya kamu sulit fokus dengan cita-cita dan prestasi yang ingin diraih. Kamu akan dihantui dengan rasa tidak percaya diri dan keinginan untuk menyerah karena merasa tidak akan berhasil.

So, mulai sekarang hilangkan kebiasaan itu ya. Belajarlah untuk menerima dan menonjolkan keunikan kamu karena manusia memang diciptakan berbeda kok.

(4) Hargai Proses Ketimbang Hasil
Menjadi orang yang sukses dibidangnya itu tidak instan, perlu perjuangan dan komitmen yang tinggi. Apapun yang dimulai dengan cara instan, biasanya berakhir dengan instan juga.

Jadi, janganlah selalu menilai kesuksesan dari hasilnya tapi hargai dulu prosesnya. Apa yang sudah kamu pelajari hingga akhirnya bisa sampai kepada titik tertentu, itulah yang terpenting. Dengan begitu, kamu bisa lebih menghargai usaha kamu sendiri. Nikmati segala proses yang harus kamu hadapi dan anggap itu sebagai pembelajaran.

Untuk semua orang yang sedang berjuang menjadi entrepreneur, tiga tahun pertama memang masa tersulit yang membutuhkan pengorbanan dan komitmen. Whenever you feel like giving up, think about why you started.

Baca juga: Review Avene Thermal Spring Water

Gimana? Gak susah kan untuk jadi #GIRLBOSS. Keempat hal di atas perlu dimulai dari diri kamu sendiri. Yakini, jalani dan nikmati semua prosesnya, satu lagi jangan lupa bersyukur yaaa! 🙂