Zeilla Mutia Devi

PENYEBAB BREAKOUT, BASED ON MY EXPERIENCE

/

Sekitar enam bulan lalu tepatnya November 2016 aku trip ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebelum aku berangkat ke sana, aku ingat betul kalau kondisi wajah ku cukup prima. Dalam arti, tidak ada masalah yang serius. Bahkan, bisa tergolong mulus tanpa jerawat karena tipe kulit ku bukan acne prone melainkan oily to combination.

Nah, tapi semua itu berubah ketika aku pulang dari Lombok. Cerita ku kali ini agak panjang ya supaya sharing-ku lebih bermanfaat.

Baca juga: Pampering Time with GO-GLAM

Sesampainya di Jakarta, wajah ku dipenuhi jerawat yang selama ini gak pernah aku alami. Setelah mulai cari tahu, aku yakin kalo ini termasuk breakout karena semua jerawat ini tidak berisi, hanya bentuknya seperti gunung dengan warna merah dan terasa sakit banget nyut-nyutan. Ini bener-bener tipe jerawat baru di wajah ku.

Baca jugaSkincare For Beginners

Jadi, kali ini aku mau kilas balik kira-kira kenapa wajah ku bisa breakout. Tapi, so sorry aku gak mencantumkan foto karena waktu itu gak berani untuk dokumentasi supaya gak makin stress.

Setelah satu hari di Lombok wajah ku langsung ditumbuhi jerawat. Baru satu dan letaknya di dagu. Aku masih santai karena aku pikir itu jerawat hormonal, memang kalau mau menstruasi aku paling sering jerawatan di dagu dan cepat hilang dengan sendirinya. Akhirnya aku diemin aja berharap akan hilang sendiri seperti biasa.

Selama hampir empat hari di Lombok, aku mengandalkan sunscreen dari Skin Aqua (baca di sini) untuk proteksi. Aku sering re-apply supaya sunscreen-nya benar-benar ampuh. Tapi, memang cuaca di Lombok itu luar biasa panas. FYI, aku menginap di sekitar bibir pantai Gili Trawangan dan buat kalian yang sudah pernah berkunjung pasti tau kalau di sana panasnya gila sih!

Baca juga: Krim Dokter Bikin Ketergantungan?

Mendekati jadwal pulang ke Jakarta, jerawat ku tumbuh semakin banyak bahkan di tempat yang paling gak pernah timbul jerawat, yaitu di dahi dan pipi. Di sini, aku mulai panik dan keadaanya semakin parah ketika aku maskeran dengan sheet mask yang berisi kandungan aktif dan menghidrasi cukup tinggi.

So, bisa aku simpulkan di sini penyebab breakout di wajah ku sepulang trip dari Lombok adalah:

(1) Penggunaan Facial Wash Yang Bersamaan Berguna Sebagai Mild Peeling
Pada saat itu, aku pakai facial wash AHA/BHA Mild Peeling dari Hada Labo. Aku yakin kalau ini bisa jadi salah satu faktor penyebab kulit ku breakout karena pada dasarnya kandungan AHA/BHA cenderung membuat kulit wajah menjadi kering dan aku memperparah keadaan dengan menggunakannya di cuaca panas yang ektrim. Kulit yang kering justru memproduksi minyak berlebih dan menjadi cikal bakal si jerawat. Jadi, ini jelas keputusan yang kurang tepat. Sebaiknya waktu itu aku tetap menggunakan Sugar Cleanser dari The Bath Box (baca di sini).

(2) Penggunaan Sunscreen Yang Kurang Tepat
Penggunaan Skin Aqua Milk Sunscreen ku rasa kurang tetap saat itu. Sebaiknya aku menggunakan sunscreen yang bertekstur gel karena tidak memicu minyak berlebih ketimbang milk. Sekarang aku menggunakan sunscreen Biore Watery Essence (baca di sini) which is tidak menyebabkan breakout.

Penting untuk diketahui kalau produk skincare yang paling sering menyebabkan breakout adalah moisturiser dan sunscreen. Jadi, kalau kamu mengalami breakout yuk di cek lagi kandungan aktif yang ada di kedua produk itu.

(3) Pemakaian Sheet Mask Saat Berjerawat dan Cuaca Panas
Sensasi dingin dari sheet mask memang menggiurkan untuk mengatasai paparan sinar matahari pada kulit wajah. Tapi, it’s a big no no ketika aku menggunakannya saat wajah mengalami jerawat aktif. Sheet mask boleh digunakan ketika kulit membutuhkan hidrasi tapi lebih baik saat jerawat sudah mulai kering. Terlebih lagi sheet mask yang aku pakai kala itu juga berisi kandungan aktif AHA/BHA.

(4) Over-exfoliation
Dilihat dari ketiga poin di atas, kesalahan ku berujung pada over-exfoliation. Yes! Tanpa sadar aku menggunakan produk skincare yang rata-rata berisi kandungan aktif seperti AHA/BHA sehingga akhirnya kulit ku rewel dan tidak tahan.

Well, lagi-lagi penyebab breakout masih beragam. Tapi, yang terjadi di kasus ku kala itu adalah keempat poin di atas. Sebelum akhirnya aku memutuskan untuk berbagi cerita ini di blog, aku sudah banyak baca terkait topik ini supaya aku tidak menyampaikan pemahaman yang keliru.

Baca jugaAvene Thermal Spring Water For Sensitive Skin Problems

Anyway, bagaimana perkembangan wajah ku? Setelah berjalan enam bulan keadaannya semakin membaik dan sekarang tinggal bekas jerawatnya aja which is jadi dark spots dan redness. Tapi, bukan berarti pencarian skincare ku berhenti. Aku masih berjuang gimana caranya mengembalikan kondisi kulit wajah ku seperti satu tahun lalu.

Baca jugaBio Oil, Minyak Kecantikan Atasi Masalah Kulit

Boleh dong share ke aku skincare yang tepat untuk menghilangkan kemerahan dan dark spots bekas jerawat apa aja ya? Terima kasih :)

  • Vina Eska

    Aku juga mengalami begini pas pulang dari Korea. Tapi aku penyebabnya dehidrasi sih, soalnya dingin banget. Jadi aku pakai face oil dkk biar balik normal.

    http://www.vinasaysbeauty.com

    • http://zeillamudev.com/ Zeilla Mutia Devi

      Hai Vina,
      Untuk kita-kita yang berasal dari wilayah tropis pasti masalahnya dehidrasi ya kalau ke luar negeri hihi. Musti siap2 skincare yang lebih menghidrasi deh :)

  • http://zeillamudev.com/ Zeilla Mutia Devi

    Hai Kak,
    Wah, iya kalau tipe kulit acne prone emg mudah berjerawat. Boleh kak aku masukin list dulu yaaa. Thanks infonya :)

  • noriko reza

    Kalo saya ngalamin ini sejak pindah dari surabaya ke Jakarta 4 tahun sampai sekarang hehe..mungkin karena kondisi di jakarta dari segi polutan asap kendaraan, debu, dan air beda dengan surabaya..apalagi waktu awal pindah saya hanya pakai masker kalo naik motor saja seperti di surabaya..

    Setelah jerawat membahana baru deh saya keluar rumah mau naik angkot, busway atau jalan kaki pun selalu full masker..hehe..lumayan buat ngurangi paparan asap dll..

    Coba juga bikin masker wortel dan tomat mbak buat kontrol minyak & jerawat..krn pengalaman saya cukup ngaruh pake masker ini..

    http://www.norikoreza.com

    • http://zeillamudev.com/ Zeilla Mutia Devi

      Hai,
      Iya, saya juga sempat mikir ini bisa jadi faktor cuaca yang kurang cocok. Saya memang susah beradaptasi sama tempat baru tapi reaksi yang paling sering cuma sakit demam atau radang.
      Kalau breakout gini baru pertama kali hihi.

      Wah, thank you ya info-nya, nanti saya coba maskernya.

      Anyway, udah rutin double cleansing belum? Mungkin bisa sedikit mengatasi supaya pori-pori gak clogging. Hope it helps :)