Zeilla Mutia Devi

APAKAH SKINCARE HARUS MAHAL?

/

Aku melihat tren skincare di tahun 2017 ini semakin ramai. Banyak beauty enthusiast yang mulai membuat konten skincare routine dengan alasan highly requested oleh para follower-nya. Dari sini terbukti kalau topik skincare memang sedang diminati sekali. Skincare yang digunakan pun beragam, mulai dari produk lokal hingga internasional, berkiblat korea hingga hollywood dan dari yang murah hingga jutaan. Semua orang punya preferensi masing-masing dalam memilih skincare. Tapi, yang ingin aku bahas kali ini adalah Apakah Skincare Harus Mahal?

Topik ini termasuk yang paling sering diajukan dalam sebuah pembahasan skincare, khususnya bagi mereka yang baru ingin memulai menggunakan skincare routine. Tips di bawah bisa membantu kamu agar lebih efektif dalam menggunakan bujet skincare dan tidak terjebak dengan pernyataan skincare harus mahal. Yuk, disimak.

Baca jugaClean Eating for Beginners

(1) Mulai Dari Formula Ringan
Jika kamu termasuk baru dalam skincare routine, satu hal yang perlu digaris bawahi adalah jangan buru-buru. Kebanyakan orang gak sabar ingin melihat perubahan pada kulitnya sehingga memilih skincare yang mengandung formula cukup tinggi. Bisa dibilang skincare yang mengandung formula lebih ampuh dan lebih tinggi ketimbang yang affordable, sudah pasti merogoh kocek lebih dalam. Tapi, kalau kulit kamu kaget dan tidak bisa beradaptasi apakah itu tidak mubazir? Jadi, penting banget untuk memulai skincare dengan level rendah terlebih dahulu, guna membiasakan kulit supaya tidak kaget. Adapun skincare yang memang harus dibeli dengan bujet yang lebih tinggi adalah serum karena formula serum yang paling bisa menembus lapisan kulit terdalam. Gak heran kalau harganya cukup menguras dompet.

(2) Kiblat Skincare Asia atau Hollywood?
Lewat jasa titip beli dan pre order, skincare dari luar negeri jadi lebih mudah masuk ke pasar Indonesia. Alhasil, pilihan skincare yang bisa dibeli pun makin beragam dan kita sebagai konsumen jadi semakin sulit untuk memilih kan. Menurut ku, berpedoman lah dengan metode dan produk skincare orang Asia karena formulanya lebih mirip dengan skincare lokal ketimbang yang berasal dari Barat. Aku sering kali mengadopsi metode Korean skincare dan menggunakan skincare asal Jepang karena terbukti bagus di kulit. Tapi, bukan berarti aku menutup diri dengan skincare asal Barat, hanya saja lebih selektif. Aku pun lebih menyukai skincare lokal karena formulanya sudah pasti disesuaikan dengan masalah kulit orang Indonesia. Produk skincare favorit ku yang bisa kamu coba dan terbukti bagus adalah Hada Labo, Menard, Sensatia Botanicals dan Organic Supply.

Baca juga: Review Pelembab Hatomugi Skin Conditioner

(3) Jangan Lapar Mata
Aku pernah baca artikel di Female Daily kalau ciri khas orang Indonesia dalam menggunakan skincare itu adalah lapar mata dan semua produk ingin dipakai secara bersamaan. Hayo, siapa yang suka begini? Ketimbang mengoleksi skincare sampai puluhan, lebih baik fokus ke beberapa skincare yang terbukti ampuh di kulit karena skincare memiliki jangka kadaluwarsa yang tidak lama, jadi jangan sampai mubazir. Selain itu, pemakaian skincare routine pun bisa dibilang tidak boleh monoton. Kalau kamu memiliki delapan produk skincare, bukan berarti semuanya harus digunakan secara bersamaan. Metode selang-seling lebih bagus dan setidaknya membiarkan kulit beristirahat sejenak. Do not overdo it!

(4) Gunakan Secara bertahap
Masih berkaitan dengan poin (1) dan (3), menggunakan skincare itu harus sabar. Menurut ku tidak ada skincare yang tidak berfungsi berapapun harganya, yang berbeda hanya pada durasi perubahannya. Dan perlu diingat, ketika menggunakan skincare dengan metode layering penting banget untuk menunggu skincare sampai bener-bener menyerap dan baru dilanjutkan dengan skincare lain. Gunanya supaya kinerja produk lebih optimal. Jadi, jangan langsung ditimpa ya. At least berikan jeda 10-15 menit untuk beberapa skincare yang kandungannya cukup thick dan sticky.

Baca jugaBattle Of Aloe Vera Gel, The SAEM VS Always 21

Kesimpulannya, kenali jenis dan masalah kulit kamu dan yang paling penting, jangan memaksa diri untuk membeli skincare yang tidak sesuai bujet. Skincare should be fine, right?

Disclaimer: I am not a beauty expert nor someone who have a perfect skin. I just want to share and everything expressed here are truly honest and based on my experience with a product. What works on me, may not work for you.

Image: http://www.kiehls.co.uk/