Zeilla Mutia Devi

SPA REMPAH “OUKOP” ALA BATAK MENJELANG LAMARAN

/

Aku mulai tambah rajin merawat diri menjelang pernikahan, seluruh bagian tubuh gak luput dari perhatian bahkan sampai ke kesehatan miss v. Sekarang aku jadi suka berlama-lama di salon setelah beberapa bulan lalu sempat hectic urus persiapan pernikahan. Aku percaya kalau me time alias relaksasi bukan cuma bisa mengembalikan mood dan menjaga badan serta aura ku tetap segar, tapi di saat-saat seperti ini juga bisa mempererat hubungan ku dengan calon suami supaya tetap harmonis karena yang namanya menjelang pernikahan ada aja deh hal sepele yang bisa memicu perdebatan. Jadi, sebagai calon pengantin aku harus selalu happy dan berpikir positif karena kedua hal ini kunci keharmonisan.

Nah, bicara soal spa ada satu tempat yang ingin aku datangi. Kebetulan dari jaman kuliah aku penasaran dengan Gaya Spa & Wellness yang berlokasi di Wolter Monginsidi. Area Senopati dan sekitarnya ini punya banyak kenangan buat ku pribadi karena sewaktu jaman pacaran sering banget ngabisin waktu di daerah ini. Gak nyangka kalau sampai menjelang menikah pun aku masih kecantol dengan salon yang dulu hampir aku lewatin tiap hari.

Baca juga: White Tanning Treatment Solusi Kulit Putih Secara Instan

Tentang Gaya Spa & Wellness
Gaya Spa & Wellness mengusung konsep Etno-Spa yang menggunakan bahan-bahan alami khususnya yang berasal dari alam Indonesia pada setiap treatment-nya. Sentuhan tradisionalnya amat berasa, mulai dari desain ruangannya, alunan musik nya, harum ruangan yang kaya akan rempah sampai ke jamuannya yang lekat dengan hasil kekayaan alam. Seperti wedang jahe ini yang menurut ku enak banget! Sebagai welcome drink, wedang jahe ini sukses bikin mood ku bertambah baik. Uniknya lagi harus diaduk pakai batang sereh dalam keadaan panas, aroma herbalnya langsung tercium, sekali teguk hangatnya pun langsung berasa ke seluruh badan.

Ruang tunggunya sangat nyaman, selain wedang jahe juga ada cookies yang bisa kamu nikmati. Sesaat sebelum memulai spa, aku sempat jalan-jalan dulu ke berbagai ruangan yang ada di Gaya Spa & Wellness, ternyata tempat ini cukup luas yakni terdiri dari tiga lantai. Lantai 1 dan 3 diisi dengan ruang spa yang cukup banyak serta area salon yang besar.

Baca juga: Wajah Glowing Dalam 30 Menit Dengan ZAP Photo Facial 

Sementara di lantai 2 ada beberapa ruang gym, salon eyelash extensions yang akan segara buka dan ada satu ruangan yang ternyata adalah Gaya Clinic. Pada saat ku berkunjung kebetulan sedang ada promo cek kondisi kulit oleh dr. Balquist Farida, Spkk. Kulit ku diperiksa secara detail oleh dr. Balquist, beliau sabar banget dengerin cerita ku seputar masalah kulit. Benar-benar gak pelit ilmu juga karena aku diberi banyak tips soal merawat kulit hingga ke solusi pengobatannya. Aku jarang banget bisa klik dengan dokter kulit tapi dengan dr. Balquist aku langsung suka karena beliau ramah dan gak buru-buru dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan pasien.

Selain diisi dengan Gaya Clinic, dengar-dengar di lantai 2 ini juga sering dimanfaatkan sebagai acara serbaguna seperti seminar dan arisan komunitas. Kalau begini Gaya Spa & Wellness layaknya one stop destination ya karena aktivitas dan layanan yang ditawarkan variatif dan lengkap banget. Buat kamu yang datang ke sini ditemani pacar, suami atau anak, mereka juga bisa ikutan perawatan karena salon ini gak terbatas untuk perempuan aja.

Baca juga: Battle of Aloe Vera Gel, Always 21 VS The Saem

Layanan Gaya Spa & Wellness
Gaya Spa memiliki konsep spa tradisional yang mengangkat ciri khas dari tiap-tiap daerah di Indonesia seperti seperti Minang, Betawi, Batak dan lain-lain. Banyak perawatan paket lengkap dari ujung rambut hingga ujung kaki yang dibanderol dengan harga jauh lebih hemat. Bahkan perawatan khusus untuk kamu yang mau menikah dan hamil juga ada. Seperti halnya aku yang melakukan perawatan menjelang lamaran pada saat itu. Dua hari sebelum lamaran, aku memutuskan untuk pergi ke Gaya Spa & Wellness untuk melakukan beberapa treatment demi terlihat segar pada hari H.

Dari sekian banyak jenis perawatan yang ditawarkan oleh Gaya Spa & Wellness, aku pilih massage, scrub dan Oukup karena waktu itu badan rasanya butuh banget pijatan supaya pada saat acara lamaran aku terlihat bugar dan happy.

Treatment “Oukup” Ala Batak Untuk Kesehatan Miss V
Ada satu jenis spa yang menarik perhatian ku dan belum pernah aku coba sebelumnya yaitu Oukup. Ternyata spa ini memiliki manfaat utama untuk kesehatan miss v. Dalam tradisi Jawa, Oukup dikenal dengan sebutan Ratus. Dalam tradisi Batak, Oukup diyakini mampu membersihkan area miss v, itu sebabnya treatment ini baik dilakukan setelah menstruasi. Walau umumnya dilakukan oleh wanita yang sudah menikah, Oukup tetap aman dilakukan bagi mereka yang masih single karena tujuan utamanya adalah menjaga kesehatan miss v. Bonus lainnya adalah Oukup dipercaya mampu membakar lemak dan menghilangkan bau tidak sedap pada tubuh.

Sebelum menjalankan treatment Oukup lebih dulu aku melakukan foot bath, lalu di-massage selama 60 menit kemudian dilanjutkan dengan scrub ketan hitam yang beraroma manis, aku suka banget. Ini kali pertama aku scrub menggunakan bahan dari ketan hitam, dengar dari therapist-nya ketan hitam mengandung antioksidan dan berkhasiat mencerahkan warna kulit. Cocok buat aku yang ingin menjalani hari lamaran supaya terlihat lebih bersinar haha.

Baca juga: Yuk, Intip Proses Pembuatan Bra di Pabrik Wacoal

Semua produk yang digunakan oleh therapist Gaya Spa adalah produk hasil manufaktur sendiri seperti produk Spa Essentia ini. Keren ya! Beberapa produk andalannya seperti Body Lotion bahkan sudah masuk ke hotel ternama di Jakarta. Aku suka Body Lotion varian Mangosten mereka yang wangi dan benar-benar bikin kulit ku lembut untuk waktu yang lumayan lama.

Setelah massage dan scrub selesai, aku dipersilahkan untuk mandi dahulu. Setelah itu, dengan hanya menggunakan kain ulos, aku duduk di kursi yang di bawahnya sudah diletakkan ramuan rempah. Ramuan ini kemudian dimasak di atas alat semacam steamer yang nantinya akan mengeluarkan uap. Terdapat beberapa lubang pada kursi yang aku duduki guna mengalirkan uap tersebut ke area miss v dan seluruh tubuh ku. Kain ulos sengaja dililit hingga membungkus badan supaya uap nya tetap berada di dalam kain. Proses inilah yang disebut Oukup.

Baca juga: Sabun Lulur Citra, Sensasi Luluran Setiap Hari

Oukup berlangsung selama 10 menit, perlahan-lahan uap terasa agak panas sehingga badan ku semakin berkeringat. Walaupun badan sudah dibungkus kain ulos, asap dari uap panasnya masih keluar, aku serasa “dimasak” haha. Ini pengalaman baru sih buat ku dan aku happy banget ngejalaninnya. Aroma rempah tercium sangat menenangkan selama badan ku “dimasak”. Setelah proses selesai, aku merasa puas dengan hasilnya karena kulit jadi berasa lebih kenyal dan harum banget. Area sekitar miss v juga terasa lebih segar berkat uap panas rempahnya. Entah kenapa aku jadi merasa lebih percaya diri dan happy. 

Seluruh rangkaian proses treatment yang aku jalani memakan waktu kurang lebih 2,5 jam, gak terasa loh karena aku bener-benar menikmati me time kali ini. Bahkan sewaktu di-massage aku ingin lebih lama lagi karena pijatan therapist-nya enak bangetttt!

Baca juga: Vaseline Petroleum Jelly Untuk Wajah, Bagaimana Cara Pakai Yang Tepat?

Dengan fasilitas dan pelayanan yang memuaskan, didukung oleh atmosfir tradisional yang cukup kental, menurut ku harganya cukup bersahabat. Massage selama 60 menit dihargai Rp225.000, scrub dengan bahan ketan hitam sebesar Rp179.000, sementara Oukup sebesar Rp100.000. Menurut ku worth it karena setelah treatment ini badan terasa jauh lebih segar dan kulit terlihat lebih cerah. Saat hari H lamaran aku tampil jauh lebih percaya diri dan berseri-seri karena penampilan dan mood ku bener-bener ke-upgrade setelah treatment di Gaya Spa & Wellness.

Nah, perawatan apa yang kamu lakuin menjelang lamaran?

Gaya Spa & Wellness

Jalan Wolter Monginsidi No.25, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12180

Disclaimer: This review is sponsored. But everything expressed here are truly honest and based on my experience with a product. What works on me, may not work for you.