Zeilla Mutia Devi

SKINCARE YANG SAYA GUNAKAN SELAMA HAMIL

/

Selama masa kehamilan anak pertama ini, saya mengalami banyak perubahan kulit yang cukup membuat mood naik turun. Ya harus diakui bahwa gak ada calon ibu yang mau terlihat jelek selama masa kehamilannya kan? Termasuk juga saya. Semua masalah kulit sepertinya pernah saya alami selama hamil tapi saya mencoba tetap konsisten untuk menggunakan skincare yang ada dengan harapan semua akan membaik. Jadi, kali ini saya mau berbagi skincare untuk ibu hamil yang rutin saya gunakan selama trisemester pertama hingga trisemester akhir ini.

Jadi, sebelumnya saya pernah bercerita di topik Cerita Kehamilan kalau saya mengalami bruntusan yang cukup parah di trisemester pertama dan dilanjuti jerawat pada trisemester kedua. Momen ini cukup membuat saya frustasi sebab dalam kondisi hamil saya dituntut untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa kandungan seperti BHA, Retinol, Benzoyl Peroxide, dan lain-lain yang memang berbahaya bagi ibu hamil. Lagipula pada saat itu saya sudah malas membayangkan harus bergonta-ganti skincare sehingga pada saat itu saya pasrah dan tetap setia dengan skincare untuk ibu hamil yang saya miliki di rumah dan pastinya mengandung bahan-bahan yang aman.

Baca juga: Cerita Kehamilan Trisemester Pertama

Alhasil, setelah memasuki trisemester ketiga ini kondisi wajah saya terlihat jauh membaik dari sebelumnya. Bruntusan yang berujung menjadi jerawat kini tinggal menyisakan bekasnya saja kemungkinan besar perubahan hormon saya sedang pada fase membaik selain memang dibantu dengan skincare untuk ibu hamil yang akan saya ceritakan di bawah ini.

L’oreal Paris Micellar Water
Saya tetap melakukan double cleansing terlebih lagi setelah seharian ber-make up walaupun selama hamil ini saya benar-benar malas dandan, kemana-kemana hanya bare face kecuali saat mengunjungi blogger event atau wedding. Boro-boro menggunakan cushion yang dirasa praktis, alis saja saya cuekin. Untuk tahap pembersihan pertama, saya pilih Micellar Water karena praktis gak pakai ribet ya bok, maklum bumil ini sungguh malas.

St. Ives Apricot Scrub
Lagi-lagi karena saya mau yang simple, saya pilih facial wash yang sekaligus berperan sebagai facial scrub sebagai pembersih kedua. Jadi, bisa sekalian scrubbing untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang numpuk. Saya suka banget dengan produk ini karena gak bikin kulit wajah saya kering setelah pemakaian. Justru, saya merasa bruntusan dan jerawat hilang berkat ini loh! Mungkin karena dia termasuk deep exfoliator jadi membantu membersihkan pori-pori hingga ke dalam.

Bio Essence Gold Water
Saya gunakan ini pada slot toner supaya wajah gak terlalu terlihat kusam sebab selain bruntusan dan jerawat, kusam adalah masalah ketiga yang sering dihadapi ibu hamil. Memang banyak yang berdalih kalau semua perubahan yang terjadi pada kulit ibu hamil itu umumnya disebabkan oleh hormon sehingga gak banyak yang bisa kita lakukan selain terus merawat dan pasrah. Saya memang gak mau terlalu explore produk skincare selama hamil sebab saya ingin kulit beristirahat sejenak dari beragam rangkaian produk yang terlalu harsh untuk kulit.

Baca juga: Cerita Kehamilan Trisemester Kedua

Dr. Jart Cicapair Cream
Kandungan Cicapair pada skincare ini diyakini mampu menyembuhkan masalah bruntusan dan jerawat pada kulit. Cicapair dikenal sebagai kandungan yang ramah dan lembut bahkan bagi kulit sensitif sekalipun. Saya sudah pakai ini dari sebelum hamil dan tidak berniat menggantinya sebab saya suka dengan efek dan aromanya. Gak seperti kebanyakan produk jerawat yang cenderung membuat kering permukaan kulit, produk ini memulihkan jerawat dengan cara “memanjakannya” sehingga kulit yang bermasalah terasa lebih tenang dan lembab. Gak heran sebagian orang menjadikan krim ini sebagai pelembab tapi kalau saya fokus untuk treatment jerawat.

Baca juga: Cerita Kehamilan Trisemester Ketiga

Dr. Jart Ceramidin
Saya memilih Dr. Jart Ceramidin sebagai pelembab sehari-hari selain karena formulanya menenangkan, kandungan Ceramidin juga dipercaya mampu menjaga skin barrier sehingga kulit lebih kuat terhadap ancaman masalah kulit. Ceramidin juga sangat baik untuk mengatasi kulit kering, walaupun pada trisemester 3 ini wajah saya lebih sering berminyak tapi pelembab ini masih tergolong ringan di kulit asal tidak dipakai dengan dosis yang berlebihan.

H2 Health & Happiness Suncare
Sementara untuk perlindungan terhadap sinar matahari, saya menggunakan sunscreen dari H2 Health Happiness. Walaupun selama hamil aktivitas saya lebih sering di dalam ruangan tapi tetap gak boleh lupa pakai sunscreen supaya gak muncul flek-flek hitam nantinya. Menurut saya teksturnya cukup ringan dan gak lengket walaupun memang sedikit memberi efek white cast tapi masih bisa saya tolerir kok. Malah setelah beberapa saat diaplikasikan, saya merasa kulit jadi terlihat lebih sehat dan glowing alami.

Baca juga: Casmara Purifying Algae Peel-Off Mask

Nah, itu semua adalah skincare untuk ibu hamil yang rutin saya gunakan hingga trisemetser ketiga ini. Memang gak neko-neko, semua sesuai dengan fungsinya. Saya sengaja memilih skincare yang ramah di kantong dan mudah dicari sebab masih banyak hal lain yang harus saya pikirkan dan siapkan selama masa kehamilan selain memang ibu hamil paling susah disuruh konsisten haha. Sangking malasnya kadang saya hanya cuci muka saja tanpa melanjutkan rangkaian skincare lainnya. Jangan ditiru yaaaa!

Disclaimer: This review is not sponsored. Everything expressed here are truly honest and based on my experience with a product. What works on me, may not work for you.